Sabtu, 17 Desember 2011
Minggu, 11 Desember 2011
Ouran High School Host Club
Anime ini mengisahkan tentang seorang gadis bernama Haruhi yang merupakan honored student di Academy Ouran yang merupakan sekolah anak-anak kaya. Suatu hari karena sebuah kesalahan ia masuk ke ruang musik #3 yang harusnya tak terpakai. Namun, ia justru disambut oleh para anggota Host Club yaitu Tamaki, Kyouya, Honey, Mori, juga Hikaru dan Kaoru yang semuanya good-looking. Haruhi yang terkejut tanpa sengaja menjatuhkan vas seharga 8.000.000 yen. Karena tidak memiliki uang sebanyak itu untuk membayar ganti rugi vas, ia pun di rekrut untuk menjadi anggota Host Club. Padahal Host Club bertujuan untuk membahagiakan semua perempuan dengan cara melayani mereka. Tentu hal ini karena mereka belum menyadari bahwa Haruhi juga seorang perempuan.
Tak butuh waktu lama, mereka pun akhirnya sadar bahwa Haruhi adalah seorang perempuan. Tapi hal ini tidak membuat mereka mengeluarkan Haruhi dari Host Club. Kontrak masih berlangsung dan Haruhi tetap melayani siswi-siwi di sekolahnya dengan tetap berpenampilan seperti laki-laki. Hanya para anggota Host Club yang tahu bahwa ia perempuan dan mereka akan terus merahasiakan hal itu. Dari sinilah awal cerita-cerita lucu di Host Club dimulai.
Tamaki Suou
Kyouya Otori
Hikaru dan Kaoru
Morinozuka Takashi
Haninozuka Mitsukuni
Dan..... tokoh utama kita.... Haruhi Fujioka
Tak butuh waktu lama, mereka pun akhirnya sadar bahwa Haruhi adalah seorang perempuan. Tapi hal ini tidak membuat mereka mengeluarkan Haruhi dari Host Club. Kontrak masih berlangsung dan Haruhi tetap melayani siswi-siwi di sekolahnya dengan tetap berpenampilan seperti laki-laki. Hanya para anggota Host Club yang tahu bahwa ia perempuan dan mereka akan terus merahasiakan hal itu. Dari sinilah awal cerita-cerita lucu di Host Club dimulai.
Tamaki Suou
Kyouya Otori
Hikaru dan Kaoru
Morinozuka Takashi
Haninozuka Mitsukuni
Dan..... tokoh utama kita.... Haruhi Fujioka
Openingnya :
Aku suka sama opening song nya:
| KISS KISS FALL IN LOVE | |
| kidzukeba itsudemo soba ni iru keredo honto wa kirai? suki? mousou na no? | |
| jibun no kimochi ga KURIA ni mietara redii demo hosuto demo kamawanai yo | |
| suki ni natteku riyuu wa minna chigau yo ne kedo MAYBE YOU'RE MY LOVE | |
| aitai ima yasashii kimi ni sakura KISSU toki mietara ranman koi shiyo mirai yori mo ima ga kanjin uruwashi haru no koi wa hanasaku otome no bigaku MAYBE YOU'RE MY LOVE Ada juga yang English version: Kiss, kiss, fall in love! (Hey! Hey! Hey!) I see you come, I watch you go; you never seem to leave me, though. So is this love or hate? We'll see...you're makin' me crazy! Inside my dreams, you're all I see. Well, all I see is you and me. Lady, maybe, or host? I find I really don't mind If I had to choose a rose, in this garden of romance, Maybe we could take this chance...maybe you're my love, And I would like to find a hand like yours to take mine, And with one kiss we could stop time, and I'd fall in love with you. Tomorrow's far away; let's place our hope in today. Just you and me in a beautiful spring...and we'll always fall in love, again. (Hey! Hey!) Maybe you're my love! |
Kamis, 17 November 2011
Be Yourself!
Jadi orang lain itu nggak mudah tapi jadi diri sendiri jauuh lebih nggak mudah.
Itu yang kurasain.
Tau kan kalau kalian lagi nge-fans sama seseorang -bukan gebetan maksudku, kadang ingin rasanya bisa jadi seperti dia. Dia pintar, cantik, ramah, eksis, cool, wah pokoknya di mata kita dia punya segala-gala-gala-gala-galanya yang kita impikan. Secara nggak langsung dia udah jadi panutan kita. apa pun yang kita lakukan ber-ideologikan dia. Dia nggak makan ini, kita juga nggak makan ini. Dia suka ini, kita juga jadi suka ini. Tapiiii , dia tetap aja dia dan kita tetap aja kita. Ada hal yang mungkin kurang pas buat kita kalau terus-terusan ngikutin dia. Akhirnya kita tersadar , "ah mending jadi diri sendiri."
Back to your true self.
Jadi diri sendiri juga nggak semudah itu. Terkadang diri kita sendiri menimbulkan banyak kontroversi bagi orang-orang disekitar kita. Maksud anee, pernah nggak kalian dapet teguran dari teman kalian
-Mbok kamu jadi orang jangan judes, tho!
atau
-Kamu kok omongannya kasar, sih.
Mungkin kita mikir:
-Lho, emang salah, ya? Aku kan emang orangnya cuek sama keadaan sekitar dalam arti bukan orang yang terlalu memikirkan sesuatu atau heboh sama sesuatu, tapi nggak pernah tuh yang namanya nyuekin orang. Terus salahku di mana?
atau
-Masa sih? Aku kan cuma jujur. Aku kan memang seperti ini.
Banyak kritikan mampir kalau kita jadi diri sendiri. Yah, memang sih kalau ternyata sikap kita jelek harus di ubah tapi kalau kita berbeda ngapain takut. Kritikan akan selalu ada. Kalau kamu kuat dan selama tindakanmu itu dapat dibenarkan ya udh maju aja terus. Ibaratnya kamu sedang mengendarai sebuah mobil, kalau ada sesuatu yang jatuh di atas kaca mobil tinggal gerakan wiper-nya. Tapi jangan gengsi untuk menerima masukkan dari temanmu kalau ternyata kamu udah kelewat batas. Yang namanya manusia kan tidak akan pernah sempurna jadi melakukan kesalahan itu wajar. Tapi, bukan berarti kita harus memelihara kesalahan. Justru ketika kita udah tau apa kesalahan kita akan lebih baik kalau kita memperbaikinya. :))
Senin, 10 Oktober 2011
Tarik Nafas, Tahan, Hembuskan, Go!
Balik lagi di edisi Oktober, bulan kesukaan saya :D . Yak kali ini sedikit cerita dan curahan hati alias curhat yang telah terpendam sejak Senin minggu lalu.
Bentar lagi rapotan...
Mungkin bagi orang-orang dengan kemampuan ingatan fotografis atau IQ yang tinggi atau malah keberuntungan yang sejagad tidak perlu cemas, khawatir, was-was, bingung, bimbang, dan galau. Mereka cukup kipas-kipas dan menunggu dengan santai, menebak paling-paling mereka masuk daftar 3 besar (wuss). Dan itu nggak berlaku bagiku. Pernah saking cemas, khawatir, was-was, bingung, bimbang, dan galau aku masa bodoh dan main. Berusaha lupa tapi toh nggak berhasil. Untungnya nilaiku tidak membuatku lebih stres lagi. Kadang sehabis ulangan dan menjelang rapotan yang terlintas : Liat soalnya aja udah mual apalagi liat nilainya.
Eitss... positive thinking, Bro! Harapan sekecil apapun sangat berharga buat aku. Pepatah bilang harapan itu bagaikan nyala lilin kecil di saat mati lampu. Walau sekecil dan seredup apapun kita masih bisa merasakan sedikit kehangatan dan membuat kita dapat melihat keadaan sekitar meski hanya benda-benda terdekat. Harapan itu bisa membuat seseorang yang saking depresinya hingga mau bunuh diri nggak jadi bunuh diri. (Makanya kalau ada teman kalian yang sedang kesusahan berilah bantuan, paling tidak semangatilah dia karena hal itu akan memotivasinya.)
Dan karena itu aku masih terus berdoa...
Keajaiban. Satu kata yang paling ramai dibicarakan sejak zaman dahulu ketika baju hanya sekadar kain yang diselempangkan hingga sekarang ketika hologram sudah mulai diciptakan untuk komunikasi umum. Kata ini sakti. Selalu dipuja-puja dan dielu-elukan. Tentu saja, tak ada orang yang tak mau di beri keajaiban terutama orang yang sedang dilanda masalah. Dan seperti orang-orang itu, aku juga berharap adanya keajaiban.
Tenang kawan, semua indah pada waktunya...
Kalau memang hasil yang kita dapat masih kurang memuaskan (aku berharap tidak), yakinlah masih ada hari esok untuk memperbaiki. Aku tau rasanya, sedih, depresi, ketika kita telah berusaha sekuat tenaga namun hasilnya masih tak sebanding. Mungkin Tuhan punya rencana lain. Mungkin saja kita sedang diuji karena seorang pemenang adalah orang yang mampu bertahan hingga akhir. Maka dari itu ayo bertahan dan maju terus! Hidup bukan hanya hari ini, dan kemarin adalah sejarah. Saat kelas 1 SMA saya pernah diajarkan apa itu fungsi sejarah, salah satunya: untuk mempelajari kesalahan yang lalu agar tidak terulang lagi. Jadi, jangan berlama-lama larut dalam kesedihan, namun segera bangkit dan benahi semua kesalahan sebagai pelampiasan.
Kadang jalan yang kita ambil salah, tak apa, selalu ada pilihan untuk kembali dan memulai lagi. Mungkin satu langkah mundur untuk ancang-ancang. Hingga, bila ku terjatuh nanti kusiap untuk melompat lebih tinggi.
-jelang rapotan Oktober 2011
Bentar lagi rapotan...
Mungkin bagi orang-orang dengan kemampuan ingatan fotografis atau IQ yang tinggi atau malah keberuntungan yang sejagad tidak perlu cemas, khawatir, was-was, bingung, bimbang, dan galau. Mereka cukup kipas-kipas dan menunggu dengan santai, menebak paling-paling mereka masuk daftar 3 besar (wuss). Dan itu nggak berlaku bagiku. Pernah saking cemas, khawatir, was-was, bingung, bimbang, dan galau aku masa bodoh dan main. Berusaha lupa tapi toh nggak berhasil. Untungnya nilaiku tidak membuatku lebih stres lagi. Kadang sehabis ulangan dan menjelang rapotan yang terlintas : Liat soalnya aja udah mual apalagi liat nilainya.
Eitss... positive thinking, Bro! Harapan sekecil apapun sangat berharga buat aku. Pepatah bilang harapan itu bagaikan nyala lilin kecil di saat mati lampu. Walau sekecil dan seredup apapun kita masih bisa merasakan sedikit kehangatan dan membuat kita dapat melihat keadaan sekitar meski hanya benda-benda terdekat. Harapan itu bisa membuat seseorang yang saking depresinya hingga mau bunuh diri nggak jadi bunuh diri. (Makanya kalau ada teman kalian yang sedang kesusahan berilah bantuan, paling tidak semangatilah dia karena hal itu akan memotivasinya.)
Dan karena itu aku masih terus berdoa...
Keajaiban. Satu kata yang paling ramai dibicarakan sejak zaman dahulu ketika baju hanya sekadar kain yang diselempangkan hingga sekarang ketika hologram sudah mulai diciptakan untuk komunikasi umum. Kata ini sakti. Selalu dipuja-puja dan dielu-elukan. Tentu saja, tak ada orang yang tak mau di beri keajaiban terutama orang yang sedang dilanda masalah. Dan seperti orang-orang itu, aku juga berharap adanya keajaiban.
Tenang kawan, semua indah pada waktunya...
Kalau memang hasil yang kita dapat masih kurang memuaskan (aku berharap tidak), yakinlah masih ada hari esok untuk memperbaiki. Aku tau rasanya, sedih, depresi, ketika kita telah berusaha sekuat tenaga namun hasilnya masih tak sebanding. Mungkin Tuhan punya rencana lain. Mungkin saja kita sedang diuji karena seorang pemenang adalah orang yang mampu bertahan hingga akhir. Maka dari itu ayo bertahan dan maju terus! Hidup bukan hanya hari ini, dan kemarin adalah sejarah. Saat kelas 1 SMA saya pernah diajarkan apa itu fungsi sejarah, salah satunya: untuk mempelajari kesalahan yang lalu agar tidak terulang lagi. Jadi, jangan berlama-lama larut dalam kesedihan, namun segera bangkit dan benahi semua kesalahan sebagai pelampiasan.
Kadang jalan yang kita ambil salah, tak apa, selalu ada pilihan untuk kembali dan memulai lagi. Mungkin satu langkah mundur untuk ancang-ancang. Hingga, bila ku terjatuh nanti kusiap untuk melompat lebih tinggi.
-jelang rapotan Oktober 2011
Jumat, 30 September 2011
Damn!
Hai :D lama sekali sejak terakhir kali nulis di sini. Meskipun PKn belum selesai plus belum mandi tapi izinkan saya untuk melepas stres yang tertumpuk sejak awal minggu lalu.
WAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!
Rasanya pengen banget teriak tapi apadaya daripada malu-maluin dan dikira orang gila, mending teriak di blog aja dan misuh sepuasnya . Mau tahu apa yang buat aku bete setengah gila ini? Yak, sebenarnya semua berawal dari laporan praktikum dan jadwal ulangan yang semakin mepet UKK malah semakin banyak . Ulangannya aja udah bikin stres begitu pula hasilnya . Satu doa yang terus-menerus kupanjatkan : semoga rata-rata semester ini tetap naik . Rangking nggak masalah buatku yang penting rata-ratanya naik . Meski orang bilang itu mustahil tapi aku masih ingin tetep percaya . Secara akal sehat memang sungguh-sangat-maksa-sekali tapi harapan ini satu-satunya penyelamat dan cahaya lilin yang aku punya . Hari ini ulangan matematika dan belum apa-apa aku udah salah dua . Ups salah bukan ulangan tapi remidi . Ya ampun aku remidi kuadrat --"
Lupakan! Lupakan! Lupakan! Ikhlas.. Ikhlas.. Ikhlas..
Ngomongin ulangannya udah dulu ya . sekarang beralih ke penyebab stres yang lain . Laporan praktikum dan tugas numpuk! Hah, emang dasar guru saya tidak pengertian . Bentar lagi UKK malah dikasih tugas banyak-banyak . Kapan bisa belajar? Padahal besok itu UKK ,Ulangan Kenaikan Kelas bukan Midsem . Nggak ada remidi untuk nilai di bawah KKM (naudzubillah) . Yah, jadi ngomongin ulangan lagi . Oh ya pelampiasan stres yang kulakukan tadi siang adalah menghentakkan kaki sekuat-kuatnya di dalam aula sampai-sampai ada kakak kelas yang nengok ke dalam aula . Kelihatannya sih mau liat siapa yang buat ribut dan mau negur aku . Tapi untungnya saat itu aku sudah selesai dan sedang melepas kaos kaki karena hendak sholat di musholla ynag letaknya di selatan dari bagian aula. Belum puas. Masih ada sesuatu yang ganjal. Sesuatu yang tertahan. $#$#*&^*()%^#@@@!**($#$$%^&(*$@%^(#
--" Maaf ya saudara-saudara saya mabuk berat .
Cerita di atas baru sekitar 20% dari cobaan yang ku alami . Hari ini nggak sengaja hpku tertinggal di laci meja sekolah . untungnya ada temenku yang nyadar dan sekarang hpku aman bersamanya . Kemudian, tadi jam tambahan memakan waktu 2 jam, dari jam 13-15 lebih sehingga aku dan teman-teman yang les bareng harus masuk di jam sore padahal biasanya kami mengikuti jam siang yaitu pukul 14.30-16.00. Jam sore ini nyebahi . Aku hanya bertiga dengan teman dari satu sekolah . Kami masuk di kelas yang awalnya merupakan kelas khusus suatu sekolah sebut saja sekolah A. Mereka membahas soal tahun lalu sebagai acuan materi akan soal untuk Midsem besok Sabtu . Semua anak pegang soal kecuali kami bertiga yang mati kutu nggak tau bahas apaan . Akhirnya guru menyadari bahwa kami bukan dari sekolah yang sama dengan mereka dan memberi kami pinjaman soal . Masalah berlanjut ketika pulang les . Lesnya molor dan karena kami kaum minoritas tentu kami tidak bisa bilang "Sudahi saja Pak bahas soalnya!" . Kesal , aku mengambil tindakan memasukkan semua alat tulis yang tidak kugunakan sejak awal masuk les . Perbuatanku ditanggapi guru dengan bilang "Silahkan saja lho kalo mau keluar. Nanti pacarnya nunggu lama" . Seisi kelas tertawa . Uh nyebelin mentang-mentang kami cuma bertiga jadi olok-olok sekelas. Jeda pembahasan satu soal akhirnya aku berdiri dan segera keluar dari kelas . Baru beberapa langkah kudengar kelas itu tertawa lagi . Aku tetap berjalan berusaha tidak mempedulikan meski ternyata ketika tiba di front office tawa mereka menggema lagi . Bete! Bete! Bete!
Masih banyak lagi persoalan yang dihadapi . Persoalan di kelas juga ada . Ada yang diteror tiap jam pelajaran (sia ditelpon pake private number setiap hari). Ada juga yang kulitnya terbakar matahari dan mengalami semacam alergi , ada juga yang masuk rumah sakit . Untuk mereka berdua get well soon yaaa :D cemungud kawan \^o^/
Sepertinya kami memang sedang diberi cobaan . Semoga dengan cobaan ini kami bisa lebih kuat kedepannya dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi . Doakan kami yaaa :D
Ganbatte!
WAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!
Rasanya pengen banget teriak tapi apadaya daripada malu-maluin dan dikira orang gila, mending teriak di blog aja dan misuh sepuasnya . Mau tahu apa yang buat aku bete setengah gila ini? Yak, sebenarnya semua berawal dari laporan praktikum dan jadwal ulangan yang semakin mepet UKK malah semakin banyak . Ulangannya aja udah bikin stres begitu pula hasilnya . Satu doa yang terus-menerus kupanjatkan : semoga rata-rata semester ini tetap naik . Rangking nggak masalah buatku yang penting rata-ratanya naik . Meski orang bilang itu mustahil tapi aku masih ingin tetep percaya . Secara akal sehat memang sungguh-sangat-maksa-sekali tapi harapan ini satu-satunya penyelamat dan cahaya lilin yang aku punya . Hari ini ulangan matematika dan belum apa-apa aku udah salah dua . Ups salah bukan ulangan tapi remidi . Ya ampun aku remidi kuadrat --"
Lupakan! Lupakan! Lupakan! Ikhlas.. Ikhlas.. Ikhlas..
Ngomongin ulangannya udah dulu ya . sekarang beralih ke penyebab stres yang lain . Laporan praktikum dan tugas numpuk! Hah, emang dasar guru saya tidak pengertian . Bentar lagi UKK malah dikasih tugas banyak-banyak . Kapan bisa belajar? Padahal besok itu UKK ,Ulangan Kenaikan Kelas bukan Midsem . Nggak ada remidi untuk nilai di bawah KKM (naudzubillah) . Yah, jadi ngomongin ulangan lagi . Oh ya pelampiasan stres yang kulakukan tadi siang adalah menghentakkan kaki sekuat-kuatnya di dalam aula sampai-sampai ada kakak kelas yang nengok ke dalam aula . Kelihatannya sih mau liat siapa yang buat ribut dan mau negur aku . Tapi untungnya saat itu aku sudah selesai dan sedang melepas kaos kaki karena hendak sholat di musholla ynag letaknya di selatan dari bagian aula. Belum puas. Masih ada sesuatu yang ganjal. Sesuatu yang tertahan. $#$#*&^*()%^#@@@!**($#$$%^&(*$@%^(#
--" Maaf ya saudara-saudara saya mabuk berat .
Cerita di atas baru sekitar 20% dari cobaan yang ku alami . Hari ini nggak sengaja hpku tertinggal di laci meja sekolah . untungnya ada temenku yang nyadar dan sekarang hpku aman bersamanya . Kemudian, tadi jam tambahan memakan waktu 2 jam, dari jam 13-15 lebih sehingga aku dan teman-teman yang les bareng harus masuk di jam sore padahal biasanya kami mengikuti jam siang yaitu pukul 14.30-16.00. Jam sore ini nyebahi . Aku hanya bertiga dengan teman dari satu sekolah . Kami masuk di kelas yang awalnya merupakan kelas khusus suatu sekolah sebut saja sekolah A. Mereka membahas soal tahun lalu sebagai acuan materi akan soal untuk Midsem besok Sabtu . Semua anak pegang soal kecuali kami bertiga yang mati kutu nggak tau bahas apaan . Akhirnya guru menyadari bahwa kami bukan dari sekolah yang sama dengan mereka dan memberi kami pinjaman soal . Masalah berlanjut ketika pulang les . Lesnya molor dan karena kami kaum minoritas tentu kami tidak bisa bilang "Sudahi saja Pak bahas soalnya!" . Kesal , aku mengambil tindakan memasukkan semua alat tulis yang tidak kugunakan sejak awal masuk les . Perbuatanku ditanggapi guru dengan bilang "Silahkan saja lho kalo mau keluar. Nanti pacarnya nunggu lama" . Seisi kelas tertawa . Uh nyebelin mentang-mentang kami cuma bertiga jadi olok-olok sekelas. Jeda pembahasan satu soal akhirnya aku berdiri dan segera keluar dari kelas . Baru beberapa langkah kudengar kelas itu tertawa lagi . Aku tetap berjalan berusaha tidak mempedulikan meski ternyata ketika tiba di front office tawa mereka menggema lagi . Bete! Bete! Bete!
Masih banyak lagi persoalan yang dihadapi . Persoalan di kelas juga ada . Ada yang diteror tiap jam pelajaran (sia ditelpon pake private number setiap hari). Ada juga yang kulitnya terbakar matahari dan mengalami semacam alergi , ada juga yang masuk rumah sakit . Untuk mereka berdua get well soon yaaa :D cemungud kawan \^o^/
Sepertinya kami memang sedang diberi cobaan . Semoga dengan cobaan ini kami bisa lebih kuat kedepannya dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi . Doakan kami yaaa :D
Ganbatte!
Langganan:
Postingan (Atom)







